ATURAN DASAR OPERASI HITUNG CAMPURAN

Assalaamu alaikum pengunjung guruKATRO,
Sebenarnya tujuan guruKATRO postingn Materi ini, adalah untuk murid MI/SD, tapi perkiraan guruKATRO mengatakan bahwa, masih sangat jarang murid sejenjang itu yang sudah ber INTERNET RIA, (kalaupun ada, kebanyakan hanya dengan tujuan Game Online).

Juga bertolak dari pengalaman pergaulan guruKATRO selama ini, ternyata masih ada beberapa adik adik pelajar SMP/MTs atau SMA/MA/SMK, bahkan ada beberapa rekan guru yang masih kurang menguasai hal yang seharusnya telah dikuasai sejak usia Sekolah Dasar ini.

Karena itulah, disini guruKATRO mencoba untuk berbagi, dengan harapan bisa membantu, walaupun bila dipandang secara global hal ini hanya akan bermanfaat bagi sebagian kecil prngunjung saja, saya juga menyadari bahwa diluar sana masih lebih banyak personal yang lebih mumpuni dalam urusan hitung menghitung matematika, karena itu guruKATRO juga mohon maaf kepada rekan-rekan yang sebenarnya sudah terlalu hafal diluar kepala tentang hal yang akan saya sajikan dibawah ini.

Dan juga sebenarnya materi ini ada dalam buku-buku paket matematika di Sekolah atau Madrasah, tapi tak ada salahnya bila guruKATRO coba untuk memaparkannya disini, barangkali dengan cara seperti ini, pokok materi akan bisa lebih lama untuk tidak dilupakan.

Matematika!!!!????? sering dianggap sebagai mata pelajaran yang sangat sulit oleh beberapa siswa, sebenarnya hanya mempunyai 4 (empat ) proyek belajar/mengajar, masih ragu dengan pernyataan saya?????

Buktikan!!!!!!
Dalam pelajaran matematika hanya ada 4 pengerjaan yaitu :

1. Penjumlahan/Tambah tambahan dengan lambang +
2. Pengurangan dengan lambang -
3. Perkalian dengan lambang x dan yang ke
4. Pembagian dengan lambang atau / atau ...

Apapun materinya, tetap saja dalam pengerjaannya akan kembali pada 4 perkara itu, walaupun disadari juga, bahwa semakin kesana pasti semakin sulit.... wkwkwkwkwkwk

Ockey lah dari pada terlalu banyak bicara, sebaiknya langsung saja pada pokok materi yang guruKATRO beri judul “ATURAN DASAR OPERASI HITUNG CAMPURAN”

guruKATRO hanya akan memaparkan 4 Persyaratan Dasar Operasi Hitung yang harus hafal diluar kepala didalam kita mengerjakan suatu operasi hitung campuran matematika, dan contoh yang akan guruKATRO ikutkan, guruKATRO juga memilih bilangan (angka) yang kecil-kecil saja, dengan tujuan akan lebih mudah difahami :



4 Aturan Dasar Pengerjaan Hitung Matematika, sbb :

1. Bila dalam satu kalimat matematika terdapat operasi hitung penjumlahan dan pengurangan, maka yang dikerjakan terlebih dahulu adalah operasi hitung yang berada di depan, contoh :

==================================================
8 + 6 – 4 = >8+6 dikerjakan terlebih dahulu, baru kemudian hasilnya di kurangi 4,
jadi seperti ini :
14 – 4 = 10
selesai
==================================================
9 – 7 + 5 = > 9-7 dikerjakan terlebih dahulu, baru kemudian hasilnya ditambah 5,
jadi seperti ini :
2 + 5 = 7
selesai
==================================================


2. Bila dalam satu kalimat matematika terdapat operasi Perkalian dan pembagian, maka yang dikerjakan terlebih dahulu adalah operasi hitung yang berada di depan, contoh :

==================================================
10 x 5 : 2 = 10 x 5 dikerjakan terlebih dahulu, baru kemudian hasilnya dibagi 2,
jadi seperti ini :
50 : 2 = 25
selesai
==================================================
10 : 5 x 2 = >10:5 dikerjakan terlebih dahulu, baru kemudian hasilnya dikalikan 2,
jadi seperti ini :
2 x 2 = 4
selesai
==================================================


3. Apabila dalam satu kalimat matematika terdapat Operasi hitung Penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian, maka yang dikerjakan terlebih dahulu adalah perkalian dan atau pembagian terlebih dahulu. Kalau perkalian dan atau pembagian sudah kita kerjakan, otomatis tinggal Penjumlahan dan atau pengurangan yang akan kita kerjakan, bila masih ada keduanya (penjumlahan dan pengurangan), maka selanjutnya kita ikuti aturan Nomor 1 diatas, contoh :

==================================================
5 + 6 x 7 - 8 : 4 = ... >6 x 7 dan 8 : 4 dikerjakan terlebih dahulu,
jadi seperti ini:
5 + 42 - 2 = ... >5 + 42 dikerjakan terlebih dahulu, baru kemudian dikurangi 2,
seperti ini
47 - 2 = 45
selesai
==================================================


4. Bila dalam satu kalimat matematika terdapat Operasi hitung yang berada dalam tanda kurung, maka yang dihitung terlebih dahulu adalah yang berada dalam tanda kurung, dan pengerjaan selanjutnya mengikuti Aturan pada Nomor 1, 2 dan 3, contoh :

==================================================
4 x (6 + 4) : 2 x (25 – 5) + 6 = >(6 + 4) dan (25 - 5) dikerjakan terlebih dahulu,
jadi seperti ini :
4 x 10 : 2 x 20 + 6 = >4 x 10 dikerjakan terlebihdahulu,
jadi seperti ini:
40 : 2 x 20 + 6 = >40 : 2 dikerjakan terlebih dahulu,
jadi seperti ini:
20 x 20 + 6 = >20 x 20 dikerjakan terlebih dahulu,
jadi seperti ini:
400 + 6 = 406
selesai.
==================================================

Demikian Posting tentang Aturan Dasar Pengerjaan Operasi Hitung Matematika kali ini, semoga bisa mendatangkan manfaat bagi kemajuan peserta didik kita, dan bila diantara rekan ada yang mempuyai pengalaman penjelasan yang lebih komprehensif, itulah yang sedang saya nantikan, sebagai masukan kepada saya agar kita semua bisa lebih cepat dalam pemberian penguasaan Matematika pada peserta didik kita, terima kasih.


=======================================
Update Materi untuk Iqbal
muhammad iqbal
Selasa, 22 April 2014 22.50.00 WIB
gan mau nanya.
klo semisal 100/10x(10+20) dengan 100:10x(10+20) itu sama apa tidak????
trus mana yg lbih d dahulukan???
thanks....

================
A. 100 / 10 x (10 + 20)

= 100 / 10 x 30

= 10 x 30

= 300

================
B. 100 : 10 x (10 + 20)

= 100 : 10 x 30

= 10 x 30

= 300

================
c. A dan B sama saja !!!! heheheheh.....

dalam matematika, tanda / dengan tanda : itu sama saja, sama sama memiliki arti DIBAGI


============================================
Update/salinan atas Komentar Blog

Abdul Hamid
January 17, 2015 at 3:11 PM

penjelasan Untuk :
asih dhani
Rabu, 14 Januari 2015 19.50.00 WIB

kalo ngerjain soal ini gimana pak? tolong dijelasin, soalnya masih agak bingung :)
30-24:4x2+10

================================
kali dan atau bagi dikerjakan terlebih dahulu
bila ada kali dan juga bagi, kerjakan yg didepan terlebih dahulu
baru kemudian kerjakan tambah dan atau kurang
bila ada tambah dan juga kurang, kerjakan yg didepan terlebih dahulu
================================
= 30 - 24 : 4 x 2 + 10 >>kerjakan dulu 24:4=6,
= 30 - 6 x 2 + 10 >> lalu kerjakan 6x2=12,
= 30 - 12 + 10 >>kerjakan dulu 30-12=18,
= 18 + 10
= 28
demikian

=================
dani ja'far asegaf

April 15, 2015 at 10:54 AM
Kalau soalnya seperti ini pak
150+30-4,5+0,54 hasilnya brpa pak?

Replies
Abdul Hamid

April 15, 2015 at 12:13 PM

150 + 30 – 4,5 + 0,54 >> 150+30 dihitung duluan
= 180 – 4,5 + 0,54 >>180-4,5 dihitung duluan
= 175,5 + 0,54
= 176,04
demikian dani

dani ja'far asegaf
April 15, 2015 at 6:17 PM

Trimakasih banyak pak abdul hamid... jawaban anda sangat membantu :D
Replies
Abdul Hamid
April 15, 2015 at 7:50 PM
Kembali Kasih, semoga saja jawabanku itu tidak menyesatkan

6 komentar

  1. klo soal nya kaya gini gimna ya ngerjain nya?
    100+0,80Yd+400+600+(150-(20+0,10Y))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mohon maaf, yang seperti itu tidak masuk dalam ranah ini, coba cari pada blog lain terutama yang membahas persamaan/pertidaksamaan linear satu/dua variabel

      Hapus
  2. Maaf pak , yang mau saya tanya dari mana aturan tsb sehingga bisa di jadikan referensi yg benar ?
    Tolong di jelaskan kenapa , semisal 2+3x4 yg di hitung perkalian teelebih dahulu , tolong jelaskan mengapa bsa tersebut ?? Kenapa tidak penjumlahan dulu ??? Apa dasar aturan tsb ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mohon maaf, saya sendiri juga tidak tahu, saya menggunakan itu hanya atas dasar yang saya dapat dari guru/dosen saya ples beberapa buku metematika referensi, dari ketiga sumber yang pernah saya gali itu tak satupun yang membahas asal usul teori tersebut.

      Coblah cari pada situs lain yang berkompeten dalam hal pembahasan matematika tingkat tinggi, kalau blog ini hanya membahas matematika tingkat SD/MI saja, dan penulisnya pun bukan guru matematika, tapi guru Agama.

      Hapus
    2. Iya tidak apa2 gan ,,,
      Mungkin nanti saya akn cari dr brbgai sumber ,, soalnya masih penasaran ,,

      Hapus
    3. saya sangat berharap begitu dan syukur syukur bila sudah didapat, anda bersedia berbagi dengan saya,
      terima kasih

      Hapus

Populer