2016-05-11

Ingat! tidak seluruh HERBAL aman

Assalaamu alaikum pengunjung guruKATRO,

Tulisan ini bukan dimaksudkan untuk menantang sebuah kampanye atau anjuran, tapi lebih mengarah kepada share tentang tetap diperlukannya sikap kehatihatian kita didalam mencerna sebuah anjuran atau pengumuman atau kampanye atau promosi.
Akhir akhir ini sedang santer saran, ajakan, himbauan bahkan kadang bermakna pengharusan untuk menggunakan bahan herbal. Utamanya dari sudut pandang kesehatan, dengan pokok bahasan tentang makanan, obat obatan, kosmetika dan beberapa pokok bahasan yang lainnya.

Tapi sayangnya jarang terjadi saran, ajakan dan himbauan yang memang sangat baik itu disampaikan dengan diiringi penjelasan lanjutan, misalnya yang aman adalah herbal jenis ini, yang sehat adalah herbal dengan kategori itu, dikatakan sehat atau aman bila dalam jumlah sekian per waktu sekian. Akibatnya banyak kalangan awam yang akhirnya terseret pada kepercayaan bahwa semua yang herbal itu sehat dan aman. Bahkan sangat jarang yang men sosialisasikan bahwa : istilah herbal dalam ilmu kesehatan tertentu, memiliki arti :

"tumbuh-tumbuhan yang tidak berkayu atau tanaman yang bersifat perdu"

Pegertian itupun sering mengundang tanya, karena pada prakteknya beberapa bahan nabati / flora yang berasal dari tumbuhan berkayu, tetap saja dinamai sebagai herbal.

Walaupun mungkin hal seperti ini telah banyak dibahas, namun guruKATRO tetap berkeputusan untuk memposting pembahasan bahwa TIDAK SELURUH HERBAL itu AMAN!!!!. dengan tujuan hanya untuk memperluas jaringan share, hingga nantinya akan lebih banyak yang percaya bahwa tidak semua yang dikategorikan herbal itu aman bagi tubuh kita. 

Yang disajikan disini juga hanya bersifat cerita nyata dan nukilan dari keyakinan masa lalu yang dulu di vonis baik ternyata entah mulai kapan kini sudah berbalik divonis jahat bagi tubuh, atau sebaliknya sesuatu yang dahulu dikatakan bahaya bagi tubuh, ternyata sekarang katanya bagus, bila kita ikuti saja apa kata mereka, kita tidak akan merasa bahwa ternyat keputusan yang sekarang dianggap baik itu ternyata dahulu pernah dianggap jahat.

Contoh yang pernah guruKATRO ketahui misalnya minum teh. Dulu, ketika guruKATRO masih muda, banyak membaca referensi yang menjelaskan bahwa minum teh itu sehat, bahkah ada pembahasan yang membuktikan kalau seorang china yang tiap hari meminum secangkir teh super pahit, dikatakan disana bahwa umurnya bisa mencapai lebih dari seratus tahun. Apa yang terjadi pada lima tahun terakhir????. Teman guruKATRO yang nyata nyata seorang Mantri Kesehatan dan bertugas di Puskesmas (Kecamatan) sangat me wanti wanti agar dengan segera guruKATRO meninggalkan minum TEH. Dan sangat kelihatan bergidik tubuh beliau bila melihat guruKATRO sedang minum teh. Bukankah ini menunjukkan bahwa ada rambu rambu bahaya yang muncul dari teh?.

Contoh lain, hanya belasan tahun yang lalu, kita sering mendapat saran agar menghindari memakan daging kambing, bahkan di general kan untuk daging berwarna merah, atau bahkan lebih general lagi daging binatang yang berkaki empat. Sebaliknya saran lebih diarahkan agar kita mengkonsumsi daging hewan yang berwarna putih atau hewan yang bisa berenang. Hingga pada sekitaran tahun 2000, ramai dengan pameo konyol:


"DIBUKA SEKOLAH RENANG KHUSUS KAMBING,
AGAR KAMBING BISA BERENANG 
HINGGA DAGINGNYA AMAN KITA KONSUMSI".

Belum rampung sosialisasi tentang daging berwarna merah, ternyata sudah diiringi saran lagi: "Kurangi makan udang, hindari lobster, kurangi mengkonsumsi tuna, bahaya lemak cumi dll",?????. bukankah itu semua tergolong hewan berenang????.

Kembali ke masalah HERBAL, yang kini sedang sangat ramai dibicarakan. Sering disimpulkan disana bahwa yang herbal itu aman!!!,  PADAHAL TIDAK SEMUA HERBAL AMAN, contohnya seperti yang ada pada gambar di bawah ini!







Ockeylah dua contoh diatas sudah sangat akrab di telinga kita bahwa bahwa itu di konsumsi akan tidak baik akibatnya bagi tubuh kita


Suatu saat, ketika usia semakin tua, guruKATRO menyadari bahwa disetiap sesudah makan petai, dan jenis kacang kacangan yang lainnya,




atau terlalu banyak meng konsumsi sayuran hijau,




Di saat bangun tidur, rasa sakit pegal pegal linu linu menyerang hampir di seluruh tubuh, utamanya pada persendian dan urat. Kata orang itu gejala asam urat. saran mereka "hindari meng konsumsi kacang-kacangan dan jang terlalu banyak sayuran hijau tertentu.

Contoh lain adalah ibu guruKATRO sendiri, yang sudah pasti hampir tidak bisa berjalan karena kaki jadi sakit dan terasa kaku disetiap sehari sebelumnya lupa mengkonsumsi sayur bayam!!!!!.

Dan masih banyak lagi cerita juga peristiwa lain yang intinya ternya tidak semua herbal itu aman di konsumsi,

Intinya gunakan atau konsumsi segalanya secara wajar dalam batas tertentu, jangan berlebihan, sekalipun benda itu berbahan herbal.

Kesimpulannya, gunakanlah obat sesuai dengan penyakit yang di derita, jangan melebihi dosis, pastikan dulu penyakit apa yang sedang menyerang tubuh kita dengan cek secara medis. Pernah ada kejadian pada seseorang, setelah mengkonsumsi herbal tertentu, malah penyakitnya bertambah parah, dalam keadaan koma dibawa ke rumah sakit dan cek secara medis. Ternyata penyakit itu over leukosit, berbalik 180o dengan kesimpulan tanpa alat bantu fisik dari ahli herbal, yang mengatakan bahwa penyakitnya adalah kekurangan darah putih.

Demikian Posting tentang Ingat! tidak seluruh HERBAL aman yang dapat kami sajikan, mohon maaf bila masih banyak kekurangannya, kritik dan saran serta pertanyaan dapat disampaikan melalui kolom komentar.

Terima kasih

Komentar Facebook
Komentar Blogger

Tidak ada komentar

Populer

Google+