2016-03-10

BAN BELAKANG BESAR, MOTOR JADI NGEPOT

Assalaamu alaikum pengunjung guruKATRO,

Sudah lama sebenarnya, guruKATRO mengidam ukuran ban belakang sepeda motor yang lebih besar dari ukuran standarnya. Itu terjadi karena dari dulu dan sudah sangat lama guruKATRO sering mendapat bisikan gaib, bisikan bisikan itu mengatakan bahwa dengan ukuran ban, terutama ban belakang sepeda motor (bebek) yang lebih besar, katanya sepeda motor akan menjadi lebih stabil dan lebih mudah dikendalikan ???

Hingga tiba saatnya kesempatan untuk mengganti ban dengan ukuran yang lebih besar dari ukuran standarnya itu tiba. Kesempatan itu muncul dengan tiada disengaja. Mengapa disebut tiada sengaja??? ingin tahu jawabannya, silakan ikuti setelah tayangan iklan berikut ini.



Hari itu guruKATRO mendadak cukup ketakutan, pasalnya ketika jalan hendak memasuki seputaran hutan jati di arah barat daya kota Balapulang,  tiba tiba +- jarak 5m tepat didepan arah laju sepeda motor ada sebuah batu split sisa pengaspalan jalan yang ukurannya agak sedikit lebih besar dari biasanya, disaat kecepatan diatas 100 km/h, guruKATRO masih mampu menghindarkan ban depan agar tidak menyenggol kerikil yang agak besar itu, tapi sayang ternyata roda belakang tidak mau diajak kompromi, dia tetap menginjak itu batu. Pentalannya terasa hingga ke tempat duduk.

Seratus meter berikutnya kecepatan sudah turun ke 90 km/h, dan di sekitar 500m meninggalkan batu itu, di kecepatan masih lebih dari 80km, ban belakang ngepottttttt........ Untung guruKATRO  segera sadar "ini pasti karena ban belakang yang melindas batu runcing tadi". guruKATRO fokuskan perhatian ke posisi roda depan, biarin roda belakang entah seperti apa arahnya, yang penting roda depan selalu dalam kendali kemudi. sedikit demi sedikit dipelankan sekaligus ditepikan. 

Setelah berhasil menepi dalam keadaan selamat, duduk dulu akhhhh... diatas rerumputan juga biarin, orang lagi masih deg degan kok.... ududduluuuuuu.... baru kemudian ada lewat becak... guruKATRO hentikan, tapi bukan untuk tujuan naik becak??? hanya tanya, tukang tambal ban terdekat posisinya ke arah mana???, daaaaan ternyata posisi tukang tambal ban terdekat, harus melewati kerikil tajam tadi bahkan ada 200m lagi, ... berarti guruKATRO harus mendorong ini sepeda sejauh +- 750 m ???

Ketika divonis harus ganti ban luar dalam, ternyata untuk ban yang tersedia di tukang tambal itu sedang hanya ada ukuran besar saja, daripada harus menunggu lama, sambil ingin membuktikan kebenaran bisikan gaib, guruKATRO putuskan mengganti ban luar dengan ukuran yang sedikit lebih besar dari biasanya.

Singkat cerita, setelah semuanya kelar, lanjuuut perjalanan.... aneh, sepeda motor jadi ngepot bila kecepatan diatas 80 km/h, seperti bergoyang goyang itu roda belakang, akhirnya perjalanan jadi terhambat karena selalu was was, dan bila menikung terasa kayak mau jatuh gituh.....

Begitu keadaan berjalan hingga 4 hari...... ngepot dan terasa berat ketika diajak jalan menanjak.
Solusi pertama yang guruKATRO coba adalah membetulkan pemasangan ban yang ternyata tanda arah panahnya terbalik!!!!!!, sekalian mencoba meneliti posisi rekat ban pada velg, barangkali ada sisi yang kurang pas... hasilnya ????? ngepot itu hilang, dan benar benar hilang, pada jalan rata bisa meliuk liuk kembali. Tapi apa daya, penyakit yang terasa berat bila diajak jalan menanjak, hingga kini tidak sembuh juga.

Setelah konsultasi kesana kemari, penjelasannya yaaaaaa memang begitu resikonya..???!!!! Akhirnya dengan perasaan sabar yang di sabar sabarkan,  yaaaa sabar menunggu hingga ban besar ini pada saatnya nanti harus diganti.

Tapi ada untungnya juga siii, terutama bila dijalan licin atau jalan yang tidak rata, sepeda ini terasa jauh lebih stabil bila dibandingkan dengan ketika menggunakan ukuran ban standar.

Kesimpulan akhir dari pengalamn pribadi ini kira kira demikian :
  • Mengganti ban (belakang) bila tidak diikuti dengan penyesuaian peralatan pendukung yang lainnya (misalnya gear dan rantai), maka akan terasa berat di tarikan tenaga.
  • Memasang terbalik posisi ban yang memang ada aturan posisi rotasi pemasangannya, membuat sepeda jadi tidak stabil
  • Nilai positif mengganti ban dengan ukuran yang lebih besar akan terasa bila melewati jalan licin, jalan berkerikil, atau jalan tidak rata.
  • Kesimpulan berikutnya guruKATRO menunggu masukan dari para pengunjung blog ini, masukan bisa berupa konsep dasar ataupun hanya merupakan pengalaman pribadi saja.

Demikian Posting tentang BAN BELAKANG BESAR, MOTOR JADI NGEPOT yang dapat kami sajikan, mohon maaf bila masih banyak kekurangannya, kritik dan saran serta pertanyaan dapat disampaikan melalui kolom komentar.

Terima kasih

Komentar Facebook
Komentar Blogger

Tidak ada komentar

Populer

Google+