2016-02-08

SETEL KAMPAS KOPLING SUPRA X 125

Assalaamu alaikum pengunjung guruKATRO,

Sabtu kemarin, Jam 14:00 guruKATRO hengkang dari tempat cangkulan, gak langsung kerumah, melainkan terlebih dahulu nyambangi Sekolah tempat anak guruKATRO belajar, biasa lah.... biar gak dikatain ngejemput, melainkan atas nama pulang bersama.

Sampai disana ternyata anakku lagi ikutan les Pramuka, dan pada jam 15:00 baru akan berakhir. Kuputuskan untuk ke bengkel sepeda motor yang jaraknya hanya 200m dari sekolah tapi pandangan terhalang oleh tikungan itu, dengan pertimbangan sambil menunggu kegiatan anak berakhir, guruKATRO minta dibetulin roda depan yang sejak beberapa hari ini mengakibatkan terasa kurang  nyaman sepeda ini dikendarai.

Setelah selesai roda depan di stabilkan, iseng iseng guruKATRO minta bonus, "Tolong ya mas, sekalian di setelkan kampas kopeling!", walau tanpa menjawab, tapi mas bengkel itu mengangguk dan langsung melakukan permintaan guruKATRO. guruKATRO perhatikan langkah dan caranya menyetel kampas kopeling, kayaknya sama saja dengan yang biasa guruKATRO dan bengkel bengkel lain lakukan, jadi guruKATRO berharap hasilnya juga akan sama dengan yang pernah dilakukan selama ini.

Selesai di test drive oleh mas bengkel, montor langsung tek bawa ke Sekolah, dan benar saja anakku ples keponakanku sudah nongkrong di kantin menunggu kedatanganku.

Double bonceng membuat di hampir selesai tanjakan pertama saja sudah harus pindah perseneleng ke posisi gigi 1. Buang gas, tekan pedal persneleng, woughhhh.... buang gas nya sih masih enak?? tapi hehehehe... pedal persneleng ituuuuu.... keras bukan kepalang..... seperti gak mau masuk posisi gigi satu.

Begitu seterusnya sepanjang perjalanan, di setiap harus pindah dari gigi 2 ke gigi 1, pasti mengalami hal yang sama. Niatnya begitu tiba dirumah akan langsung setel ulang itu kampas kopeling yang sudah hampir 6 tahun belum pernah diganti!, ketika ternyata tiba tiba datang hujan deras, hingga membuat pada Senin pagi (kebetulan libur menghormati TB.imlek katanya), baru sempat pegang montor. Bagi pembaca yang ingin mengikuti langkah guruKATRO menyetel kopeling supra x 125 khusunya atau motor bebek umumnya, silakan lanjutkan menyimak cerita ini.

  • Posisi setelan kopeling, berada di luar bak oli mesin bagian kanan, dibawah tutup oli atau sedikit di arah depan atas pedal kick starter, setelan berupa baut dengan penampang tersedia parit yang siap disetel dengan obeng min atau obeng gepeng. Sebagai penjaga ke stabilan untuk mempertahankan posisi setelan, disediakan pengunci berupa mur dengan ukuran 14.


  • Sangat gampang melakukan penyetelan kopeling ini, Perkakas yang digunakan juga hanya satu buah obeng minus ukuran sedang, dan satu buah kunci ring ukuran 14. Sebenarnya kunci pass 14 juga bisa, namun untuk menjaga agar badan mur tidak terluka, guruKATRO sarankan lebih baik menggunakan kunci ring dengan kualitas ockey.





  • Usahakan pada hari H sepeda motor sudah pernah dinyalakan, walau hanya beberapa menit, yang penting jangan benar benar dalam keadaan dingin. Gunakan standar pusat, dan mulai langkah awal dengan kunci ring 14, putar mur kekiri untuk mengendurkan mur pengunci itu, jangan terlalu banyak putaran, cukup hanya sampai kendur saja. hanya untuk memudahkan ketika kita memutar baut setelan kopeling.




  • Berikutnya, dengan obeng gepeng atau obeng min, putar kekanan baut setelan kopeling, putar perlahan hingga terasa mentok, kalau sudah mentok segera berhenti memutar dan jangan dipaksakan putar lagi.





  • Selanjutnya, putar balik (putar kekiri) baut setelan kopeling itu. Ada beberapa penjelasan " terus putar kekiri perlahan hingga terasa ada tekanan", dan berhenti disitu. Tapi pada kasus kopeling yang sudah cukup lama, agak jauh putarannya, baru terasa ada tahanan, bahkan kadang tekanan itu sangat kecil dan tidak bisa terdeteksi oleh gerakan tangan. Solusi akhir kembali pada aturan dasar yang pernah guruKATRO baca pada buku panduan yang didapat saat membeli sepeda motor baru. PUTAR BALIK KEKIRI TIDAK BOLEH TERLALU BANYAK, cukup satu kali putaran (360 derajat) saja, menjadi sangat tidak berguna dalam kasus seprti ini. Semakin tipis keadaan kampas kopeling, maka semakin butuh putaran lebih. Setelah ketemu terasa ada tahanan, berhenti dulu....  maksudnya kopinya diminum dulu gituh..., lalu


  • Kemudian putar balik kekanan lagi sejauh antara 1/8 putaran (45 derajat) hingga 1/4 putaran (90 derajat).






Intinya, .......... 
bila memilih 1/8 putaran, maka jarak main kopling akan lebih panjang, 
dan bila memilih 1/4 putaran, maka jarak main kopling akan lebih pendek.


  • Lalu eratkan kembali mur pengunci baut setelan kopeling, disertai menahan posisi baut menggunakan obeng min, agar posisi baut tidak ikut berputar, dan terjaga pada posisi antara 1/8 hingga 1/4 putaran.





  • Terakhir, sepeda motor masih dalam posisi di standart tengah, nyalakan mesin, masukkan ke posisi gigi 1, dengan tetap menekan pedal persneleng, tarik gas perlahan, lihat roda belakang, Alhamdulillah, langkah diatas guruKATRO lakukan tadi siang, roda belakang tidak berputar. Tapi bila roda belakang masih berputar, coba dulu tambah tekanan pada pedal persneleng, barangkali kurang menekan. eeeeeh bila masih tetap berputar, berarti langkah diatas harus di ulangi kembali, hingga roda belakang tidak berputar lagi.
====================================
====================================
atau coba mengikuti original filling ala guruKATRO dibawah ini!!!
  • gak usah nyalakan mesin, tapi cukup dengan setengah naiki ntuh sepeda montor (ditelungkupi),
  • posisi tubuh menghadap ke belakang
  • kaki kanan perlahan lepas dan tekan perseneleng berulang ulang,
  • tangan kiri memutar roda belakang ke arah depan.
- bila perseneleng tidak ditekan tetapi roda mudah diputar, berarti setelan baut putarannya terlalu kekiri, maka harus diputar ke kanan
- dan bila saat perseneleng ditekan ternyata roda masih susah diputar, berarti putaran baut setelan terlalu kekanan, maka harus diputar ke kiri.
    Syarat Hasil akhir original filling ala guruKATRO : 
    • Bila persneleng dilepas (tidak di tekan), roda belakang harus susah diputar,
    • Bila perseneleng ditekan, roda harus mudah diputar.
    • Untuk kenyamanan pengguna, kadang berbeda antar satu dengan yang lainnya, jadi untuk tingkat tekanan per kopeling, silakan sesuaikan dengan kenyamanan masing masing.
    -  Bila baut setelan sudah maksimal diputar ke kiri, tapi tak ada efek seperti dijelaskan, kemungkinan besar kampas kopeling habis atau hampir habis, dan harus diganti yang baru!!!

    Kalau mengikuti original filling ala guruKATRO, dan  dua syarat terakhir  terpenuhi, hasilnya pasti jossss, 


      Demikian Posting tentang SETEL KAMPAS KOPLING SUPRA X 125 yang dapat kami sajikan, mohon maaf bila masih banyak kekurangannya, kritik dan saran serta pertanyaan dapat disampaikan melalui kolom komentar.

      Terima kasih

      Komentar Facebook
      Komentar Blogger

      Baru ada 2 Komentar

      1. Gan motor ane supra 125, baru ajh ganti kanfas kopling sama kanfas oyomatisnya juga, tpi pas di injek persenelingnya roda belakang tetep ikut muter (gak pere) padahal setelan kopling sudah sya putar ke kanan sampe mentok, puter kekiri pun gak ngaruh.. tolong solusinya gan.. thx

        BalasHapus
        Balasan
        1. kadang ada beberapa kasus
          - bila di standar tengah,
          - mesin dinyalakan,
          - masuk gigi 1,
          - roda tetap berputar walau persneling di injak,
          - apalagi bila tarik gas.

          maka coba dalam keadaan mesin mati saja:
          - masukkan gigi 1,
          - putar roda belakang dengan tangan,
          - biarkan persneling - roda harus sulit diputar ke depan
          - tekan persneling - roda harus mudah diputar kedepan


          atau coba dengan test drive ....

          ketika sedang di jalan turun, gunakan gigi 1,
          perlahan injek persneling,bila :

          - tekan persneling putaran roda menjadi seperti gigi 0,
          - pindah dari gigi 1 ke gigi 2 terasa mudah dan empuk,
          - berarti sudah cukup itu setelan kopling

          Hapus

      Populer

      Google+