CARA MENGURUTKAN PECAHAN

Assalaamu alaikum pengunjung guruKATRO,

Mengurutkan Pecahan adalah pengerjaan matematika yang sering sekali terdapat dalam soal Ulangan Harian, bahkan boleh dikatakan selalu ada dalam setiap naskah soal UTS ataupun UAS MI/SD kelas VI,
oleh karena itu, mumpung guruKATRO lagi ingat, langsung saja mari kita bahas bersama tentang bagaimana cara mengurutkan pecahan dengan langkah langkah yang guruKATRO anggap cukup mudah dimengerti.

Untuk bisa menyelesaikan soal tentang cara mengurutkan pecahan dengan FRESH dan hasil yang baik, maka kita juga harus menguasai terlebih dahulu beberapa hal yang berkaitan erat dengan materi pecahan, diantaranya seperti yang akan guruKATRO jelaskan dibawah ini :


  • Mengetahui nama, wujud dan pengertian empat jenis pecahan : 1. Pecahan Biasa, 2. Pecahan Campuran, 3. Pecahan Desimal dan 4. Persen (semua pernah dibahas pada blog guruKATRO ini, silakan cari sendiri)
  • Mampu mengubah dari satu jenis pecahan ke jenis pecahan yang lain, seperti : mengubah pecahan biasa menjadi pecahan desimal, atau mengubah pecahan desimal menjadi persen, atau mengubah pecahan campuran menjadi pecahan biasa, dan lain lain (semua pernah dibahas pada blog guruKATRO ini, silakan cari sendiri)
  • Mengetahui makna pernyataan Pecahan Senilai dan Pecahan Tidak Senilai.
  • Mampu menjalankan proses menyamakan penyebut atas dua atu lebih pecahan biasa.
  • Paham bahwa dalam pecahan desimal, tanda desimal terletak dibelakang bilangan satuan
Bila telah menguasai lima hal yang dijelaskan diatas itu, mari kita mulai belajar mengurutkan pecahan. Disini guruKATRO urutkan mulai dari kualitas soal termudah menuju tertidakmudah.



1. SANGAT MUDAH

Sangat mudah menyelesaikan soal mengurutkan pecahan, bila :

  • Soal berupa pecahan biasa yang penyebutnya sudah sama, cara mengurutkannya adalah hanya dengan melihat pembilangnya. Pecahan biasa yang pembilangnya paling kecil, berarti itulah pecahan biasa yang nilainya paling kecil. Sebaliknya pecahan biasa yang pembilangnya paling besar, maka itulah pecahan yang nilainya paling besar, contoh :


Semua penyebut sudah sama (12), 

- bila kita diminta mengurutkan pecahan mulai dari yang terkecil, maka urutkan saja mulai dari pembilang terkecil, (urutan pembilang mulai dari yang terkecil hingga yang terbesar : 1, 2, 4, 7, 9), maka jawabannya,



- bila diminta mengurutkan mulai dari yang terbesar, tinggal dibalik saja,




  • Soal berupa pecahan persen semuanya, persen dengan bilangan terkecil, berarti nilainya paling kecil, dan persen dengan bilangan terbesar berarti nilainya juga terbesar, contoh :

10%     5%     17%     8%     15%


% sebenanrnya sama dengan penyebut 100, jadi sama saja dengan point pertama, pecahan yang penyebutnya sudah sama semua

- untuk mengurutkan mulai dari yang terkecil, urutkan saja mulai dari bilangan yang nilai bilangannya terkecil,

5%     8%     10%     15%     17%

dan untuk mengurutkan mulai dari yang terbesar adalah dengan mengurutkan bilangan persen yang nilainya paling besar,
17%     15%     10%     8%     5%



2. MUDAH

Mudah menyelesaikan soal mengurutkan pecahan, bila :
  • Soal berupa Pecahan biasa dengan pembilang sama. Kebalikan dari penyebut yang sama. Pecahan yang penyebutnya paling besar adalah pecahan yang nilainya paling kecil. sebaliknya, Pecahan dengan penyebut terkecil, itu adalah pecahan yang nilainya paling besar. contoh :


Semua Pembilang sama (8)

- bila diminta mengurutkan mulai dari yang terkecil, urutkan mulai dari penyebut yang paling besar :



- atau bila diminta mengurutkan mulai dari yang terbesar, maka urutkanlah mulai dari penyebut yang terkecil :


  • Soal berupa semuanya pecahan desimal dengan syarat digit bilangan bulatnya sama, dan juga digit bilangan desimalnya juga sama. Bilangan pecahan desimal yang mempunyai angka terdepan paling kecil, berarti nilainya juga paling kecil. Bila angka terdepan sama besar, maka amati angka terdepan kedua, yang angka terdepan keduanya paling kecil adalah pecahan yang nilainya paling kecil. Bila angka terdepan kedua juga masih sama, maka amati angka terdepan ketiga, dan seterusnya, contoh :

12, 34      23, 45      13, 12      12,45      54,32

- angka terdepan yang paling kecil adalah 1 , tapi kebetulan ada tiga pecahan yang mempunyai angka terdepan 1 , yaitu 12,34     13, 12     12,45 maka kita amati angka terdepan kedua, angka terdepan kedua yang paling kecil adalah 2 . tapi masih ada dua pecahan yang mempunyai angka terdepan kedua 2 , yaitu 12,34     dan     12,45 . maka kita amati angka terdepan ketiga, dan ditemukan angka terdepan ketiga yang paling kecil yaitu angka 3 pada bilangan 12,34   
jadi ditemukan pecahan yang nilainya paling kecil adalah  12,34  kemudian 12,45 berikutnya 13, 12 

Selanjutnya tinggal dua pecahan yang sangat gamlang perbedaan nilainya, 23, 45  dan 54,32  ini sudah jelas yang terkecil adalah 23, 45    

jadi, bila diurutkan mulai dari yang terkecil, menjadi :
12,34      12,45      13,12      23,45      54,32


dan bila diurutkan mulai dari yang terbesar menjadi,
54,32      23,45      13,12      12,45     12,34



3. CUKUP MUDAH

Cukup mudah menyelesaikan soal mengurutkan pecahan, bila :


  • Soal berupa semua pecahan biasa dengan penyebut yang berbeda beda, caranya harus menyamakan penyebutnya terlebih dahulu. Bila penyebutnya sudah sama, maka proses pengerjaan berikutnya sama persis dengan cara nomor 1 point pertama. Pembahasan tentang cara menyamakan penyebut pada pecahan bisa dibuka melalui PINTU INI.

  • Soal berupa pecahan desimal yang digitnya berbeda beda, caranya, isikan dengan angka nol, pada digit digit yang kurang, baik didepan (bilangan bulat), maupun dibelakang (bilangan desimalnya), jumlah nol yang ditambahkan disesuaikan dengan jumlah digit terbanyak, INGAT!!! tujuan menambahkan nol hanyalah untuk membantu mempermudah penghitungan. JAGAN KHAWATIR!!!   penambahan angka nol pada bilangan desimal, sebanyak berapapun, asalkan dibelakang sekali ataupun didepan sekali, tidak akan mengubah nilai pecahan. contoh :
123,4      23,45      1,2345     2,345     3,4

Digit terbanyak pada bilangan bulatnya adalah 3 digit, yaitu pada pecahan 123,4 maka semua pecahan dibuat 3 digit pada bilangan bulatnya, dengan cara menambah nol didepannya.

Digit terbanyak pada bilangan desimalnya adalah 4 digit, yaitu pada pecahan 1,2345 maka semua pecahan dibuat 4 digit pada angka desimalnya, dengan cara menambahkan nol dibelakangnya.

maka : 123,4      23,45      1,2345     2,345     3,4


menjadi :123,4000  023,4500   001,2345   002,3450   003,4000

cara berikutnya sama persis dengan cara nomor 2 point 2

Soal berupa peacahan campuran, yang pertama dilakukan adalah memisah bilangan bulatnya terlebih dahulu, bila bilangan bulatnya ada yang sama, maka dilanjutkan dengan memilah bilangan pecahannya. Untuk memilah bilangan bulat jelas sangat mudah. Untuk memilah bilangan pecahannya, sama persis dengan cara nomor 1 point 1 dan cara nomor 3 point 1



4. TIDAK SUKA DIKATAKAN MUDAH

Tidak suka dikatakan mudah menyelesaikan soal mengurutkan pecahan, bila :

Soal berupa Berbagai jenis pecahan, ada pecahan biasa, ada pecahan campurannya, ada pecahan desimalnya, ada persennya.

Cara mengerjakannya juga tergantung kesukaan pengerjanya, bisa diubah dulu menjadi pecahan biasa semuanya, atau menjadi pecahan desimal semuanya, atau menjadi persen semuanya. Intinya ... cara paling mudah adalah dengan mengubah pecahan yang berbeda beda jenisnya itu menjadi pecahan yang sejenis.

Setelah semua pecahan menjadi sejenis, maka langkah berikutnya adalah disesuaikan dengan cara nomor 1 atau cara nomor 2 atau cara nomor 3 (cara mengubah pecahan ke jenis pecahan yang lainnya banyak dibahas pada blog ini), silakan dicari melalui DAFTAR ISI.

Demikian Posting tentang CARA MENGURUTKAN PECAHAN yang dapat kami sajikan, mohon maaf bila masih banyak kekurangannya, kritik dan saran serta pertanyaan dapat disampaikan melalui kolom komentar.

Terima kasih

Komentar Facebook
Komentar Blogger

2 komentar

Populer

Google+