KONVERSI DARI ARE KE PERSEGI

Assalaamu alaikum pengunjung guruKATRO,
Sebenarnya cukup banyak jenis jenis ukuran Satuan Luas yang digunakan oleh masyarakat di dunia ini, namun yang sering di bahas pada matematika tingkat SD/MI biasanya hanya ada dua macam, yaitu persegi dan are. Agak anehnya, bahwa generasi kita pada akhir akhir ini lebih banyak yang hapal satuan ukuran persegi, sehingga banyak personel yang kurang mengetahui satuan Luas yang bernama are, walaupun sebenarnya dalam pelajaran matematika MI, are juga sering dibahas.
Padahal bila kita tengok ke belakang, orang tua kita malah lebih paham satuan ukuran are dari pada persegi.

Pada posting kali ini saya akan mencoba mengingat kembali, materi pelajaran matematika MI yang membahas tentang "HUBUNGAN ANTAR SATUAN LUAS ( persegi dan are )". Sebelum menginjak acara inti, marilah kita ingat kembali beberapa satuan dasar ukuran yang kadang salah kaprah bila kita mengikuti pemahaman sebagian masyarakat.

Misalnya satuan ukuran dasar "BERAT" sebenarnya adalah "GRAM" (ingatlah bahwa kebiasaan masyarakat kita telah terlanjur menganggap bahwa satuan berat adalah "KILO" (salah kaprah), padahal KILO artinya RIBU (KILO GRAM = seribu gram), tapi mungkin karena telah menjadi kebiasaan atau karena kita tidak mungkin membeli beras dalam hirungan gram, dan juga karena benda yang paling sering dibeli itu (selain dalam ukuran liter) lebih sering dibeli dalam ukuran kilo gram, maka masyarakat menyingkatnya dengan "beli beras 1 KILO, atau 5 KILO, atau 10 KILO, dst. padahal maksudnya 1 KILO GRAM, atau 5 KILO GRAM, atau 10 KILO GRAM. Ekh.... maaf... terlalu lama nglantur ke urusan beras!

Sebelum kita membahas materi yang intinya mengkonversi dari m2 ke Are, alangkah baiknya kita amati dulu beberapa contoh satuan ukuran dasar dan satuan ukuran lanjutan (yang biasa digunakan di Indonesia) :

Kembali ke HUBUNGAN ANTAR SATUAN UKURAN LUAS
Untuk lebih memudahkan kita dalam mengingat kembali, sebelum kita membahas hubungannya, mari kita bahas terlebih dahulu masing masing satuan ukuran Luas tersebut.

1. Meter Persegi (m2)
(satuan lanjutan terbatas hanya yang tercantum pada kurikulum MI/SD)

Untuk lebih mudah menghafal, kita amati tangga m2, tiap satu anak tangga mempunyai nilai seratus :


Ket :
setiap turun satu tangga = dikali 100,  
(bahasa awamnya ditambah dua buah nol)
misal  :
1 km2 = 100 hm2
2 hm2 = 200 dam2
30 dam2 = 3.000 m2
400 m2 = 40.000 dm2
5000 dm2 = 500.000 cm2
60000 cm2 = 6.000.000 mm2

turun 2 tangga = dikali 10.000  
(bahasa awamnya ditambah empat buah nol)

misal  :
1 km2 = 10.000 dam2
2 hm2 = 20.000 m2
30 dam2 = 300.000 dm2
400 m2 = 4.000.000 cm2
5000 dm2 = 50.000.000 mm2


turun 3 tangga = dikali 1.000.000  
(bahasa awamnya ditambah 6 buah nol)

turun 4 tangga = dikali 100.000.000  
(bahasa awamnya ditambah 8 buah nol)

turun 5 tangga = dikali 10.000.000.000  
(bahasa awamnya ditambah 10 buah nol)

turun 6 tangga = dilaki 1.000.000.000.000
(bahasa awamnya ditambah 12 buah nol)

bila pada soal ada angka dibelakang koma, maka jumlah nol dikurangi sesuai jumlah angka dibelakang koma.
misal :
3,75 m2 = ............ mm2
m2 ke mm2 (turun 3 tangga), berarti menambah 6 buah nol
3,75 m2 = 375.000.000 mm2
pada soal ada 2 angka dibelakang koma, akhirnya buang 2 buah nol

375.000.000 menjadi 3.750.000
jadi :
3,75 m2 = 3.750.000 mm2


setiap naik satu tangga = dibagi 100,
(bahasa awamnya buang 2 buah nol)
misal : 2000 dm2 = 20 m2

naik 2 tangga = dibagi 10.000
(bahasa awamnya buang 4 buah nol)
misal : 2.000.000 m2 = 200 hm2

naik 3 tangga = dibagi 1.000.000
(bahasa awamnya buang 6 buah nol)
misal : 3.000.000 mm2 = 3 m2

apabila jumlah nol yang harus dibuang jumlahny kuran. maka harus diganti dengan angka dibelakang koma. Bila jumlah kekurangan nol hanya satu, maka pada jawaban satu angka dibelakang koma, misalnya bila naik 4 tangga = dibagi 100.000.000
(bahasa awamnya buang 8 buah nol)
350.000.000 mm2 = ........ dam2
mm persegi ke dam persegi = naik 4 tangga, maka harus membuang nol sebanyak 8 buah, padahal pada soal (350.000.000) hanya ada 7 buah nol, berarti kekurangan satu buah nol.
kekurangan 1 buah nol itu diganti dengan satu angka dibelakang koma.
jadi
350.000.000 mm2 = 3,5 dam2


2. Are (a).
(satuan lanjutan terbatas hanya yang tercantum pada kurikulum MI/SD)

Untuk lebih mudah menghapal, mari kita amati tangga are, tiap satu anak tangga mempunyai nilai sepuluh :


 Ket :
setiap turun satu tangga = dikali sepuluh,
misal :
5 ha = 50 daa
60 ka = 600 ha
700 a = 7000 da
8,75 da = 87,5 ca
98,7 ca = 987 ma

setiap naik satu tangga = dibagi sepuluh,
misal :
300 ca = 30 da
4000 ma = 400 ca
2 da = 0,2 a
1,5 a = 0,15 daa
1,23 daa = 12,3 ha


3. Konversi m2 dengan Are!
Sebagai patokan mari kita pasang erat erat dalam ingatan bahwa :

Hekto meter persegi = Hekto are
Berikutnya tinggal perhatikan :
pada tangga m2, tiap satu kali turun tangga, dikali 100,
pada tangga are, tiap satu kali turun tangga, dikali 10

ini bisa di aplikasikan bahwa :

satu kali turun pada m2 = dua kali turun pada tangga are
atau
dua kali turun pada tangga are = satu kali turun pada tangga m2

maka akan diperoleh kesimpulan bahwa antara satuan persegi dengan satuan ukuran are ada 3 satuan ukuran yang mempunyai nilai sama, yaitu :


Hekto meter persegi = Hekto are
Deka meter persegi =  Are
Meter persegi = Centi are

Untuk bisa lebih cepat dalam mengkonversi dari persegi ke are atau sebaliknya, maka sebaiknya dibuat tabel seprti dibawah ini :




Dari Tabel diatas kita bisa membuat contoh :


4. Contoh soal.




jawab :
km2 menuju ha. 
ha sama saja dengan hm2. 
km2 menuju hm2 = turun satu tangga = dikali 100 (ditambah 2 buah nol).
5 x 100 = 500
jadi :
5 km2 = 500 ha





5. Contoh lagi :








km2 menuju daa,
km2 turun satu tangga ke hm2 = dikali 100 (tambah dua nol).
hm2 sama dengan ha,
jadi
10km = 100hm2 = 100ha

dari ha turun satu tangga menuju daa = dikali 10 (tambah satu nol).

kali 100 kemudian kali lalu kali 10 = kali 1.000 (tambah tiga nol)
10 x 1.000 = 10.000
jadi 10 km2 = 10.000 daa



6. Contoh yang agak berbeda :
150 da = ........ m2

Langkah pertama, dari da turun satu tangga untuk menuju ca, berarti dikali 10

150 da = 1500 ca


ca sudah sama dengan m2



berarti 
150 da = 1500 m2



7. Contoh yang lebih berbeda lagi :
1800 dm2 = ........ da

Langkah awal, dari dm2 naik satu tangga menuju m2 ,
berarti dibagi 100 menjadi 18 m2
m2  sama saja dengan ca

Kemudian dari ca  naik satu tangga menuju da,
berarti dibagi 10 menjadi 1,8 da




Jadi :
1800 dm2 = 1,8 da

Tidak ada komentar

Populer