OPERASI HITUNG PECAHAN (BIASA)

Dimulai dengan بسم الله الرحمن الرحيم mari kita bersama belajar operasi hitung pecahan biasa. Yang dimaksud pecahan biasa adalah pecahan yang menggunakan tanda per, misalnya lima per tiga, satu per dua, dua per tiga dsb.

1.Penjumlahan Dan Pengurangan Pecahan Biasa

Proses  pengerjaan operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan biasa hampir sama, oleh karena itu disini sengaja saya buat menjadi satu pokok bahasan.

Langkah pertama, kita perhatikan dulu semua penyebut dari masing-masing  bilangan pecahan yang akan kita kerjakan, apakah sama atau berbeda :

a. Bila  semua penyebut sama, maka kita tinggal mengerjakan operasi penjumlahan atau pengurangan pembilangnya saja, sedangkan penyebutnya ditulis sama dengan semua penyebut pada soal (yang semuanya sudah sama tersebut),

contoh 1 :


contoh 2 :


contoh 3 :


b. Bila penyebut tidak sama, maka harus menyamakan penyebutnya terlebih dahulu. Caranya dengan mengganti semua penyebut dengan satu bilangan yang sama, yaitu KPK dari semua penyebut pada soal.

Agar masing masing pecahan nilainya tetap walaupun penyebutnya  sudah diganti, maka pembilangnya juga harus diganti dengan nilai yang sesuai, cara menentukan nilai Pembilang Baru adalah  : penyebut baru (KPK) dibagi penyebut asal (soal), kemudian dikalikan dengan pembilang asal.

Contoh 1 :


contoh 2 :


contoh 3 :


2. Perkalian Pecahan Biasa

Pada Operasi hitung Pecahan Biasa, Operasi hitung perkalian jauh lebih mudah daripada pengerjaan operasi  penjumlahan atau pengurangan, karena pada perkalian tidak perlu menyamakan penyebut.  PENYEBUT BEDA ATAU SAMA - TIDAK PERLU DI UBAH UBAH - LANGSUNG HITUNG SAJA  - Caranya sangat efisien, yaitu :

PEMBILANG X PEMBILANG = PEMBILANG
PENYEBUT X PENYEBUT = PENYEBUT


Hasil itu masih harus disederhanakan dengan cara : pembilang dan penyebutnya dibagi dengan FPB dari keduanya, FPB dari 90 dan 180 adalah 90 sbb:




3. Pembagian Pecahan Biasa

Operasi hitung pembagian pecahan biasa pada akhirnya  akan sama dengan operasi perkalian pecahan biasa, tidak perlu menyamakan penyebut.  PENYEBUT BEDA ATAU SAMA - TIDAK PERLU DI UBAH UBAH - LANGSUNG HITUNG SAJA . 
Hanya saja harus ada sedikit awalan yang mesti dilalui. Karena pada hakekatnya pembagian merupakan kebalikan dari perkalian, maka kita balik saja pembagian itu menjadi perkalian, dengan syarat pecahan pembagi juga harus dibalik antara pembilang dan penyebutnya, perhatikan contoh berikut :



Untuk Operasi hitung Pembagian pecahan biasa pada tingkatan peserta didik yang lebih tinggi biasanya cukup menggunakan istilah sebagai berikut :


Pembilang kali penyebut = pembilang
Penyebut kali pembilang = penyebut


Demikian Untuk Materi kali ini, semoga saja bisa bermanfaat dan apabila ada rekan/pembaca yang mempunyai cara yang lebih mudah difahami oleh peserta didik, kami sangat mengharap agar rekan/pembaca sudi untuk berbagi disini.
terima kasih 
Wassalaaaammmm.....

################################################
UPDATE MATERI
Rupanya ada juga yang mencari Operasi Hitung 3 Pecahan......
Ockey.... saya beri contohnya :

====================================

UPDATE MATERI UNTUK LOMRIE

====================================

UPDATE MATERI UNTUK IBU JURIDA HUTAPEA

Jurida Hutapea · Manager keuangan at IRT
makasih pak, saya jadi tertolong untuk mengajari anak saya. cuman, coba dibuat contoh soal yg biasa dan dgn kesulitan tingkat tinggi.

3 komentar

  1. pusing banget,pusing!!!!!!

    BalasHapus
  2. ada solusi tuk mengurangi pusing,
    silakan pilih sendiri pada sidebar kanan tab paling bawah
    sudah saya sediakan khusus materi MATEMATIKA MI-SD

    silakan CARI satu demi satu,

    - penjumlahan pecahan biasa
    - pengurangan pecahan biasa
    - perkalian pecahan biasa
    - pembagian pecahan biasa

    keempat pokok bahasan itu sudah saya pisah pisah, dengan tujuan agar bisa mengurangi rasa pusing

    BalasHapus

Arsip

Google+