MEMBACA DIAGRAM LINGKARAN

Salah satu Materi Pengolahan Data Pada Kelas 6 MI, dan tidak pernah absen dari naskah soal Ujian Akhir MI, adalah membaca Diagram Lingkaran, karena itulah saya berinisiatif untuk posting materi "BELAJAR MEMBACA DIAGRAM LINGKARAN", dengan harapan bisa membantu (barangkali ada yang masih kesusahan dalam menyelesaikan materi dimaksud.

Ada dua jenis (macam) dalam membaca Diagram Lingkaran, karena yang biasa dipelajari di Kelas 6 MI, kadang disajikan dalam satuan derajat, kadang dalam satuan persen. Pada posting kali ini, insya Allah saya akan belajar untuk kedua macam itu sekaligus

untuk belajar membuat diagram lingkaran, SILAKAN MASUK KESINI

Langsung contoh saja ya ! mari kita mulai

1. Membaca Diagram Lingkaran dengan satuan derajat

Contoh soal
- Hasil cocok tanam pak Ahmad dalam satu tahun, tersaji dalam diagram lingkaran dibawah ini, apabila hasil Padi sebanyak 3600 kg, maka berapa kilogramkah hasil panen Kopi pak Ahmad dalam satu tahun?
Cara membaca diagram lingkaran diatas :
Perlu diingat kembali dulu, bahwa jumlah derajat satu lingkaran penuh adalah 360 derajat

  1. Data yang sudah benar benar jelas kuantitasnya adalah kelapa (60 derajat)
  2. Data yang kuantitasnya seperti belum tertera padahal sebenarnya sudah jelas adalah Padi dan Jagung. Padi bisa diketahui dengan melihat ukuran setengah lingkaran, itu berarti 180 derajat. Sedangkan Jagung menempati daerah dengan sudut siku siku , berarti ukurannya 90 derajat.
  3. Data yang harus dihitung adalah data kopi, karena belum diketahui berapa besar derajatnya.

Tapi disini akan langsung ditentukan besar derajatnya, yaitu dengan cara :
derajat satu lingkaran utuh dikurangi besar derajat semua komponen yang telah diketahui.
     360 - (60+180+90)
 =  360 - 330
 =  30, jadi telah ditemukan besar derajat komponen Kopi, yaitu 30 derajat

maka bisa diperoleh data sbb :





Untuk mengetahui Jumlah (kg) masing masing komponen, harus diketahui Jumlah seluruhnya dulu, dan pada soal diatas ternyata belum diketahui berapa kg hasil panen keseluruhannya, tapi itu bisa dicari melalui salah satu komponen  yang telah diketahui jumla (kg) nya, yaitu Padi : 180 derajat = 3600 kg, sbb :







Derajat sebuah lingkaran utuh : derajat Padi x berat Padi


Jadi jumlah keseluruhan hasil panen = 7200 kg
rumus menetukan jumlah masing masing data dari sebuah diagram lingkaran dengan satuan derajat adalah :


DERAJAT DATA YANG AKAN DITENTUKAN JUMLAHNYA
DIKALI JUMLAH DATA  KESELURUHAN
DIBAGI 360 DERAJAT



Dengan demikian kita sudah bisa menghitung dalam kilogram untuk hasil panen Kopi 

Hasil panen kopi = 30 derajat :
= 30 derajat x  7200 kg / 360 derajat
= 30 x 20 kg
= 600 kg

jadi hasil panen kopi seberat 600 kg


bahkan untuk semua komponen ( termasuk Jagung dan Kelapa ) sbb :

Hasil panen jagung = 90 derajat :
= 90 derajat x 7200 kg / 360 derajat
= 90 x 20 kg
= 1800 kg

jadi hasil panen jagung seberat 1800 kg

Hasil panen kelapa = 60 derajat :
= 60 derajat x 7200 kg / 360 derajat
= 60 x 20 kg
= 1200 kg

jadi hasil panen kelapa seberat 1200 kg



Dari hasil pengerjaan diatas dapat diketahui bahwa hasil panen Kopi sebanyak 600 kg
dan diketahui pula Hasil panen Jagung sebanyak 1800 kg dan Kelapa sebanyak 1200 kg dan Padi sebanyak 3600 kg

Cek jumlah keseluruhan : jumlah semuanya harus tepat 7200 kg !!!
= padi + kopi + jagung + kelapa
= 3600 + 600 + 1800 + 1200   = 7200 (benar!!!)


2. Membaca Diagram Lingkaran dengan satuan Persen

Contoh soal :
 - Diagram lingkaran dibawah menunjukkan jumlah ternak yang dipelihara oleh warga suatu desa, dengan jumla ternak secara keseluruhan sebanyak 800 ekor, tentukan jumlah masing masing hewan peliharaan yang dipelihara oleh penduduk suatu desa itu! :


Membaca diagran lingkaran diatas :
perlu diingat kembali bahwa jumlah persentase satu lingkaran penuh adalah 100%

  1. Persentase  data yang sudah jelas tertera pada diagram lingkaran diatas adalah sapi = 20% dan kuda = 10%
  2. Persentase data yang belum tertulis namun bisa langsung diketahui adalah domba, karena terletak pada bagian yang ber sudut siku siku = 90 derajat atau 1/4 lingkaran. Berarti = 25%
  3. Persentaseyang belum diketahui dan harus dihitung terlebih dahulu adalah ayam dan kerbau.
  • cara menentukan persentase ayam. Luas daerah ayam dan sapi pada diagram diatas adalah setengah lingkaran, berarti  persentase ayam dan sapi = 50%. dari 50% itu sudah digunakan persentase sapi sebesar 20%, berarti sisanya = 30% adalah persentase ayam. Sekarang sudah diketahui bahwa persentase ayam = 30%
  • Cara menentukan persentase kerbau. Luas daerah kerbau dan kuda pada diagram diatas adalah seper empat lingkaran, berarti persentase kuda dan kerbau = 25%. dari 25% itu sudah digunakan untuk kuda sebesar 10%, berarti sisanya = 15% adalah persentase untuk kerbau. Sekarang sudah diketahui bahwa persentase kerbau = 15%.
Akhirnya diperoleh tabel persentase dari diagram lingkaran diatas sbb :




Dengan demikian kita bisa langsung mengerjakan seperti ini :


Rumus menentukan jumlah masing masing data dari sebuah diagram lingkaran dengan satuan persen adalah :



PERSENTASE DATA YANG AKAN DITENTUKAN JUMLAHNYA
DIKALI JUMLAH DATA  KESELURUHAN
DIBAGI  100% 


Jumlah ayam :
= 30% x 800 ekor / 100%
= 30 x 8 ekor
= 240 ekor

jadi jumlah ayam = 240 ekor.


Jumlah sapi :
= 20% x 800 ekor / 100%
= 20 x 8 ekor
= 100 ekor

jadi jumlah sapi = 160 ekor.


Jumlah domba :
= 25% x 800 ekor / 100%
=25 x 8 ekor
= 200 ekor

jadi jumlah sapi = 200 ekor.


Jumlah kerbau :
= 15% x 800 ekor / 100%
= 15 x 8 ekor
= 120 ekor


jadi jumlah kerbau = 120 ekor.


Jumlah kuda :
= 10% x 800 ekor / 100%
= 10 x 8 ekor
= 80 ekor


jadi jumlah kuda = 80 ekor.



Dari diagram lingkaran diatas dapat diperoleh data HEWAN PELIHARAAN dalaM satuan ekor sbb :


2 komentar

  1. Semua berita yang ada di website anda sangat menarik perhatian untuk di simak, salam sehat. . . !! Semoga beritanya dapat bermanfaat! share ya gan, thanks nih!!

    BalasHapus
  2. terimakasih atas info nya sangat
    mudah di pahami terimakasih gan

    BalasHapus

Arsip

Google+

Uppsss! ..... Gagal Muat

Coba
aktifkan Java script
atau
nonaktifkan AdBlock
kemudian klik :

Refresh
Atau cobalah buka dengan browser lain .....